Labels

Iklan

Merasa Dirugikan Puluhan Juta Rupiah, Sejumlah Warga Desa Cengklong, Laporkan Dugaan Penipuan Arisan Paket Lebaran ke Polres Metro Tangerang Kota

BANTEN TODAYS
Selasa, 03 Maret 2026
Last Updated 2026-03-03T01:20:58Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Poto: Bukti Laporan


KAB. TANGERANG, bantentodays.com – Sejumlah warga Cengklong Kecamatan Kosambi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan arisan paket Lebaran yang dijanjikan oleh salah seorang Ketua penyelenggara arisan paket lebaran berinisial (SW)


Merasa dirugikan hingga hingga Puluhan Juta Rupiah, para korban akhirnya secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Metro Tangerang Kota pada Senin (02/03/2026).


Dalam keterangannya, Salah satu korban, Siti (38), warga Kecamatan Kosambi, mengatakan dirinya awalnya tergiur mengikuti arisan karena iming - iming paket sembako dan kebutuhan Lebaran dengan harga jauh di bawah pasaran.


Dan dalam skema tersebut, setiap peserta hanya diwajibkan menyetor uang mulai dari Rp.50 ribu hingga Rp. 100 ribu per bulan selama 11 bulan.


“Awalnya lancar, tapi mendekati waktu pembagian paket Lebaran, Adminnya mulai sulit dihubungi. Bahkan Grup WhatsApp juga tiba - tiba ditutup,” ujar Siti saat ditemui usai membuat laporan polisi.


Sementara menurut pengakuan lainya para korban, jumlah peserta arisan tersebut mencapai lebih dari 100 orang. Hingga diperkirakan total kerugian ditaksir mencapai Ratusan Juta rupiah. Hingga kini, pihak penyelenggara arisan tersebut belum dapat memberikan kejelasan maupun pengembalian dana kepada para peserta.


Andri (41), yang juga tergiur arisan tersebut, menyebut bahwa pihak penyelenggara sempat beralasan adanya kendala distribusi barang. Namun, setelah didesak, Nomor kontak yang bersangkutan tidak lagi aktif hingga sekarang," jelasnya


“Kami merasa ini sudah tidak wajar, karena itu kami sepakat untuk melaporkan kepada pihak berwajib, agar ada kejelasan proses hukumnya dan tidak ada lagi korban lain,” kata Andri.


Ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat untuk lebih berhati - hati dalam mengikuti Arisan atau Investasi berbasis kepercayaan, terutama yang menawarkan harga tidak masuk akal dan tanpa adanya badan hukum yang jelas,” tambahnya


Sementara itu sampai saat ini para korban masih berharap kepada pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan mereka dan mengusut tuntas dugaan penipuan tersebut, agar setidaknya dana mereka bisa kembalikan dan pelaku mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.


Sampai berita ini di tayangkan pihak yang berwajib tengah serius mendalami, hingga ke tahap penyelidikan awal, serta memeriksa beberapa keterangan para pelapor, saksi juga bukti - bukti transaksi. 



(Yanto)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl