Cegah Narasi "Mobil Ngejogrok" Sopir Mobil Siaga Desa Patrasana Diimbau Buat Logbook Antar Jemput
![]() |
| Kepala Desa Patrasana Kecamatan Kresek, Mohammad Sobri. |
KAB. TANGERANG, Bantentodays.com - Kepala Desa Patrasana Kecamatan Kresek, Mohammad Sobri, mengimbau sopir mobil siaga Desa Patrasana untuk tertib dalam melakukan pencatatan atau pengarsipan riwayat antar-jemput warga maupun pasien.
Langkah ini diambil M. Sobri, guna memastikan seluruh mobilisasi kendaraan operasional Desa tersebut terdata dengan akurat dan transparan. Dan menghindari citra buruk di masyaraka Desa Patrasana. (13/04/2026)
Menurutnya, urgensi dari catatan perjalanan ini adalah untuk menghindari sentimen negatif atau narasi miring di masyarakat,"ucapnya.
Terkadang seringkali muncul anggapan bahwa mobil siaga hanya ‘Ngejogrok’ atau parkir diam di Kantor Desa maupun rumah Kepala Desa (Kades) tanpa adanya aktivitas apa pun
Padahal, bisa jadi mobil tersebut baru saja kembali dari tugas mengantar pasien, namun di saat yang sama ada warga lain yang merasa tidak terlayani karena kendala waktu atau kondisi darurat lainnya,"ungkap Sobri
“Kenapa kami buat seperti itu, karena bertujuan agar mobilisasi mobil siaga saat antar jemput pasien tercatat. Hal itu demi menghindari narasi mobil cuma diam di kantor Desa atau rumah Kades, padahal mungkin baru selesai tugas,” ujarnya.
Selain masalah Administrasi perjalanan, M. Sobri, menekankan dengan keras bahwa sopir mobil siaga Desa Patrasana dilarang memungut biaya atau menarif kepada warga yang membutuhkan bantuan antar jemput pasien.
Ia mengingatkan, pelayanan ini bersifat sosial dan sudah didanai oleh Anggaran Desa.
Dan jika ditemukan oknum yang menarik pungutan, segera laporkan kepada saya, karena hal tersebut dinilai dapat merusak citra Desa yang telah dibangun dengan susah payah.
Semoga dengan adanya pencatatan yang rapi, diharapkan penggunaan mobil siaga Desa Patrasana Kecamatan Kresek, menjadi lebih tepat sasaran dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Yanto)


Posting Komentar