Hancurnya Hati Mamih Dhoni Sukaesih: Dulu Bak 'Baju dan Celana', Kini Anak Angkat Tak Lagi Kenal Jasa
![]() |
| Dok: Mamih Dhoni Sukaesih (Ist) |
KAB. SERANG, Bantentodays.com – Di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri yang seharusnya penuh dengan kehangatan dan silaturahmi, suasana hati Mamih Dhoni Sukaesih justru dirundung kesedihan mendalam. Sosok yang dikenal sebagai ibu asuh bagi sejumlah penyanyi panggung ini merasa tergores hatinya lantaran anak-anak asuh yang dulu ia besarkan, kini seolah tak lagi mengenalnya.
Perseteruan batin ini mencuat saat Mamih Dhoni mengungkapkan betapa drastisnya perubahan sikap anak-anak angkatnya. Padahal, hubungan mereka dulunya sangat erat, bahkan digambarkan bagaikan "baju dan celana" yang tak terpisahkan.
Mamih Dhoni mengenang masa-masa sulit saat ia mendampingi anak-anak asuhnya berjuang dari panggung topeng ke panggung lainnya. Suka dan duka dilalui bersama, bahkan saat kondisi ekonomi sulit sekalipun.
"Dulu, mau makan atau tidak makan, kami selalu kumpul di gubuk rumah saya di Harendong. Tapi sekarang semua itu sirna, hanya tinggal kenangan," ungkap Mamih Dhoni dengan nada bicara yang bergetar saat ditemui awak media.
Salah satu momen yang paling membekas adalah dedikasi Mamih Dhoni saat salah satu anak angkatnya sedang hamil dan mengontrak di wilayah Kareo, Jawilan. Meski jarak dari Harendong cukup jauh, Mamih Dhoni selalu mengutamakan kebutuhan anak-anaknya dibanding dirinya sendiri.
Berdasarkan catatan yang dihimpun, pada sekitar Maret 2024 lalu, ia masih rutin mengantarkan makanan demi memastikan anak-anak angkatnya tidak kelaparan. Ia mengaku lebih banyak memikirkan nasib anak-anaknya ketimbang kondisi fisiknya sendiri.
Kini, kehangatan itu berganti dengan sikap dingin. Mamih Dhoni merasa jasa-jasanya saat anak-anak tersebut berada di titik terendah seolah dilupakan begitu saja setelah mereka meraih kemapanan atau kesibukan masing-masing.
"Mungkin mereka sudah lupa suka duka di kontrakan dan di gubuk Harendong. Dulu kalau habis nyanyi, duit pas-pasan karena saweran sepi, saya selalu upayakan mereka bahagia dengan acara ngeliwet bareng meski menunya seadanya," kenangnya sambil meneteskan air mata.
Meski merasa tidak lagi dihargai sebagai orang tua angkat, Mamih Dhoni tetap menunjukkan kebesaran hatinya. Ia menegaskan tidak akan menaruh dendam dan akan terus menyelipkan doa untuk kesuksesan anak-anak asuhnya tersebut.
"Saya selaku orang tua selalu mendoakan yang terbaik. Jangan pernah melupakan kenangan masa lalu, karena orang tua akan selalu ingat. Momen-momen itu tidak akan terulang lagi, cukup untuk dikenang saja," pungkasnya menutup pembicaraan.
Penulis: Rudini
Sumber: Wawancara Langsung


Posting Komentar