ADVERTISEMENT
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"

Dok: Poto Ilustrasi

TANGERANG, bantentodays.com – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) di wilayah RW 04, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, terus menjadi sorotan. Hingga kini, Kepala Desa Dangdeur belum memberikan penjelasan lengkap terkait persoalan tersebut, bahkan saat dikonfirmasi hanya merespons singkat dengan kata "Waduh".

Sebelumnya, tim kontrol sosial menemukan adanya indikasi oknum yang meminta sebagian hak bantuan berupa dua liter beras kepada warga penerima manfaat. Dugaan praktik pungli ini diketahui terjadi di wilayah RT 02 RW 04 dan beredar kabar yang mencatut nama Ketua RW setempat sebagai pihak yang memerintahkan.

Menindaklanjuti hal tersebut, awak media berupaya meminta tanggapan resmi kepada Kepala Desa Dangdeur melalui pesan tertulis, guna mengetahui sikap pemerintah desa dan langkah penanganan atas dugaan penyimpangan itu.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan rinci maupun klarifikasi resmi yang disampaikan. Alih-alih memberikan keterangan, Kepala Desa Dangdeur hanya membalas pesan konfirmasi awak media dengan satu kata, yakni: "Waduh".

Awak media kemudian kembali mengajukan sejumlah pertanyaan lanjutan, mulai dari mekanisme pengawasan penyaluran bansos, langkah evaluasi, hingga kemungkinan tindakan administratif bagi oknum yang terlibat. Sayangnya, tidak ada jawaban lebih lanjut yang diterima dari nomor kontak resmi pemerintah desa.

Sementara itu, Ketua RW 04 Desa Dangdeur, Supardi, yang namanya dicatut dalam praktik tersebut telah membantah tegas keterlibatannya. Ia menegaskan tidak pernah memberikan instruksi maupun menyuruh pihak mana pun untuk meminta pungutan dari warga penerima bantuan.

"Saya tidak pernah menginstruksikan ataupun menyuruh meminta sebagian bansos dari warga," tegas Supardi.

Kasus ini pun menuai kritik dari kalangan aktivis sosial. Mereka meminta pemerintah desa bersikap tegas dan transparan, agar bantuan yang seharusnya menjadi penyangga kebutuhan warga tidak dijadikan objek pemerasan atau pungutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Dangdeur masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran penyaluran bansos tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi dan berencana menemui Kepala Desa Dangdeur secara langsung guna mendapatkan kejelasan terkait masalah ini.

 

(Redaksi / IS)

Baca Juga:
Tersalin šŸ‘

Berita Terbaru

  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
  • Dugaan Pungli Bansos di Desa Dangdeur, Kades Belum Beri Penjelasan Jelas: Hanya Balas Pesan "Waduh"
">Iklan