ADVERTISEMENT
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?

Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
Dok: Aktivitas terlihat lancar.

SERANG, Bantentodays.com – Persoalan tumpukan limbah padat berupa slag yang menggunung di wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, hingga kini belum menemukan titik terang. Bahkan, terpantau pada senin (18/05/2026), aktivitas penimbunan di area tersebut masih berlangsung lancar tanpa ada tindakan tegas maupun pengawalan dari pihak berwenang. Lokasi penumpukan ini diketahui berada di lahan parkiran milik Bumdes, tepatnya di wilayah Desa Parigi.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: Siapa sebenarnya pihak yang berada di balik aktivitas penumpukan limbah ini? Dan mengapa kegiatan tersebut masih dibiarkan beroperasi secara terbuka padahal jelas-jelas berpotensi merusak alam? 

Sebagaimana diketahui, slag dikategorikan sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Jika dibiarkan menumpuk dan tidak dikelola sesuai prosedur baku lingkungan, material ini dikhawatirkan akan mencemari tanah, sumber air, dan udara, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesehatan serta keselamatan warga sekitar.

Meski sorotan dan laporan mengenai persoalan lingkungan ini sudah bergulir, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah konkret atau penindakan dari Pemerintah Kabupaten Serang maupun dinas terkait. Kelalaian dalam pengawasan ini membuat warga semakin khawatir dan mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. 

Warga sekitar pun berharap pihak berwenang tidak lagi menutup mata atau bersikap diam saja melihat fenomena yang mengancam masa depan lingkungan ini. Masyarakat menuntut kepastian hukum dan tindakan nyata demi mencegah dampak buruk yang lebih luas.

"Pemerintah harus segera turun tangan dan bertindak tegas menjaga kelestarian lingkungan. Jangan sampai nanti di kemudian hari, kami masyarakat sekitar yang harus menanggung dampak buruk dan kerugian akibat kelalaian pengawasan yang dilakukan saat ini," tegas salah satu warga setempat yang mengkhawatirkan nasib lingkungan tempat tinggalnya. 

Warga juga menuntut transparansi, mempertanyakan siapa pihak atau perusahaan yang sebenarnya berada di balik tumpukan limbah tersebut, serta dasar perizinan yang digunakan sehingga berani beroperasi di tempat terbuka meski berisiko tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penumpukan limbah slag di Desa Parigi masih terus berlangsung dan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. 

Baca Juga:
Tersalin šŸ‘

Berita Terbaru

  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
  • Masih Beroperasi Tanpa Hambatan, Tumpukan Slag B3 di Cikande Bikin Warga Resah: Siapa yang Melindungi Lingkungan?
">Iklan