ADVERTISEMENT
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan

 

          Anton Hadiyatman Ketua Eks LMND Kab, Tangerang & Pemuda Kemiri

 

KAB, TANGERANG - Bantentodays.com - Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 seharusnya menjadi momen penuh sukacita, rasa syukur, dan kebanggaan atas kemenangan yang diraih dengan tetesan darah dan keringat para pahlawan. Namun belakangan ini muncul ajakan di berbagai media sosial , mulai dari TikTok, Facebook, hingga Instagram yang mengajak masyarakat wilayah Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada hari kemerdekaan. Saya Anton Hadiyatman ketua Eks LMND Kab Tangerang & Pemuda Kemiri dengan tegas menolak ajakan tersebut.

 

Hari Kemerdekaan bukanlah hari berduka. Ini adalah hari perayaan kemenangan suci, buah dari perjuangan tanpa kenal lelah para leluhur yang rela mengorbankan jiwa dan raga agar bangsa ini lepas dari belenggu penjajahan. Menurunkan bendera setengah tiang pada momen ini adalah tindakan yang tidak tepat, bahkan merendahkan makna kemenangan itu sendiri. Seolah-olah kita melupakan jasa para pejuang yang bercita-cita agar bendera kebanggaan ini selalu berkibar tinggi, gagah, dan penuh semangat di angkasa nusantara.

 

Secara aturan negara, pengibaran bendera setengah tiang hanya diberlakukan dalam masa berduka cita nasional, wafatnya tokoh negara, atau saat terjadi musibah besar yang menimpa seluruh bangsa. Hari kemerdekaan tidak masuk dalam kategori tersebut. Bendera Merah Putih harus dikibarkan penuh sampai ke puncak tiang: melambangkan kemerdekaan yang utuh, keberanian yang tak pernah padam, harga diri bangsa yang tegak lurus, serta harapan besar agar Indonesia terus naik maju dan tidak pernah menunduk lemah.

 

Saya sadar sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, masih banyak kesulitan yang dirasakan masyarakat di berbagai pelosok negeri. Namun, jika kita merasa belum puas dengan keadaan saat ini, janganlah kita ungkapkan dengan cara menurunkan bendera kebanggaan kita. Itu bukan bentuk protes yang bijak, apalagi mencerminkan semangat juang para pendahulu kita. Cara yang benar adalah dengan bekerja lebih giat, bersatu padu, dan berjuang bersama membangun daerah serta negara sampai cita-cita keadilan dan kesejahteraan yang nyata benar-benar terwujud.

 

Mari kita jaga kesucian makna peringatan kemerdekaan ini. Kibarkan Merah Putih dengan gagah dan penuh kebanggaan, lantunkan lagu kebangsaan dengan khidmat, tanamkan semangat persatuan di dada setiap warga. Mari kita berjanji untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, sampai Indonesia benar-benar merdeka sepenuhnya, adil, makmur, dan jaya selamanya.

 

Salam cinta tanah air!

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan
  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan
  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan
  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan
  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan
  • OPINI: Merah Putih Harus Tetap Berkibar Penuh, Jangan Cemari Makna Suci Kemerdekaan