Baru Datang Dari Kampung, Tukang Roti di Cengkareng Tewas Dibacok Usai Beli Pulsa
JAKARTA, Bantentodays.com - Aksi kekerasan jalanan kembali mengguncang wilayah Jakarta Barat. Seorang pria berinisial A, yang diketahui berprofesi sebagai karyawan toko roti, harus meregang nyawa setelah dibacok orang tak dikenal di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 08, Kapuk, Cengkareng (05/05/2026).
Insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB tersebut sontak telah menggegerkan warga sekitar. Korban yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terduduk bersandar di pagar rumah warga dengan luka bacok yang cukup dalam di bagian dada.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan, korban awalnya keluar untuk membeli pulsa ponsel. Namun saat dalam perjalanan kembali menuju tempat kerjanya di sebuah toko roti, korban dihadang dan diserang OTK (Orang Tak Dikenal) dengan membawa senjata tajam.
Sementara itu dari keterangan seorang saksi mata, Husein (50), yang bekerja di bengkel kayu tepat di samping lokasi kejadian, mengaku hanya sempat mendengar teriakan.
“Saya lagi kerja, tiba - tiba ada yang teriak. Pas saya cek, ternyata ada orang sudah bersimbah darah. Saya tidak lihat persis saat eksekusinya, tapi posisinya sudah tak berdaya,”ungkap Husein, seperti dikutip dari tim Media Panca News Indonesia.
Husein juga menambahkan bahwa korban sebenarnya baru saja kembali dari kampung halamannya di Pandeglang pada Minggu (3/5) malam.
“Dia baru semalam balik ke sini setelah libur panjang di kampung. Sudah lama kerja di toko roti itu,” tambahnya dengan nada prihatin.
Sementara Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat dan tim INAFIS segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban yang mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana pendek tampak tak sadarkan diri di tengah genangan darah sebelum akhirnya dievakuasi.
Arfan, salah satu perwakilan penyidik, menjelaskan melalui sambungan Telepon selulernya, membenarkan, adanya kejadian aksi pembacokan tersebut. Dan hasil pemeriksaan awal korban meninggal dunia akibat kehabisan darah, dan serangan senjata tajam yang mengenai organ vital di bagian dada.
""Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan kami masih mendalami motif di balik peristiwa ini,” ujar Arfan saat dikonfirmasi via telepon.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyisir area sekitar untuk mencari rekaman CCTV guna mengidentifikasi identitas pelaku. Belum ada pernyataan resmi mengenai siapa pelaku di balik aksi keji ini, namun warga menduga ada unsur dendam pribadi mengingat aksi dilakukan secara tiba - tiba di siang bolong.
“Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih bekerja di lapangan mengumpulkan bukti-bukti. Semuanya masih didalami,” tegas Arfan.
Kini garis polisi (police line) telah terpasang di lokasi kejadian. Warga berharap pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan keresahan dan ketakutan lebih lanjut di wilayah Cengkareng tersebut
(Yanto)
